MENJUNJUNG
MORAL KEMASYARAKATAN
Iradat
Allah Subhanul Wata’ala, kelangsungan hidup untuk kesempurnaan teruktur dari
personality manusia yang intergratif antara dimensi dunia dan ukhrawi, individu
dan social, serta iman, ilmu dan amal yang secara umum mengarah terciptanya
kemaslahatan hidup dunia baik secara individual maupun kolektif.
Untuk terciptanya kemaslahatan hidup
yang baik, manusia hidup dalam suatu bentuk hubungan tertentu dengan sekitar.
Sebagai mahkluk social, manusia tidak mungkin memenuhi kelangsungan hidupnya
dengan baik tanpa berada ditengah sesamanya (masyarakat) yang ada hubungan
tertentu.
Hal
ini, sebagai umat Islam memiliki kewajiban berperan aktif dalam menciptakan
Ukhuwah Islamiyah sesama umat Islam sedunia menuju masyarakat adil makmur. Hal
ini yang di maksud, Ukhuwah Islamiyah berarti Persaudaraan Islam. Yang
menumbuhkan perasaan kasih sayang, persaudaraan, kemuliaan, dan rasa saling
percaya terhadap saudara seakidah. Berarti sesama umat muslim kita harus saling
peduli terhadap saudara kita yang dimana saling bergotong-royong untuk menuju
kesetiakawanan dan kecintaan sesama manusia.
Di
dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi di point ke 3 yaitu Pengabdian Masyarakat. Mengenai
hal ini, Mahasiswa menempati lapisan kedua dalam relasi
kemasyarakatan, yaitu berperan sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. Serta, mahasiswa sebagai
kelompok elit yang berada masyarakat pada hakikatnya member arti bahwa ia memikul
tanggung jawab yang benar dalam melaksanakan fungsi generasinya sebagai kaum
muda yang terdidik dan harus akan kebaikan dan kebahagiaan masyarakat.
Mahasiswa dan masyarakat harus
mempunyai sifat dan watak yang kritis sehingga dapat berperan sebagai “kekuatan
moral” atau moral forces yang
senantiasa melaksanakan fungsi “social control”. Jadi dalam perannya
bermasyarakat, mahasiswa berperan aktif dalam sifat kepeloporannya yang
berbentuk kegiatan serta gagasan yang akan memunculkan perubahan masyarakat. Karenanya
mahasiswa berfungsi sebagai duta-duta pembaharuan atau “agent of social change”
dalam arti ia harus menghendaki perubahan yang terus menerus kearah kemajuan
yang dilandasi oleh nilai-nilai kebenaran.
Maka dari itu, mahasiswa dengan
sifat dan watak yang sudah dijelaskan di atas adalah mahasiswa merupakan
kelompok elit dalam totalitas generasi muda yang harus mempersiapkan diri untuk
menerima estafet pimpinan bangsa dan generasi sebelumnya pada saat yang akan datang.
Di dalam pribadi mahasiswa yang akan
mempeloporin kemaslahatan
hidup umat bangsa ia harus ikhlas dan sanggup berkarya demi kepentingan ummat
dan bangsa; sadar akan tugas dalam pengabdi, bukan hanya sanggup membuat
dirinya baik tatapi juga membuat kondisi sekelilingnya menjadi baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar